Hendak Pasang Atap Tenda, Mustofa Tersengat Aliran Listrik

36
0
BERBAGI

MUBA,SentralPost – Warga Desa Rantau Kasih, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan mendadak menjadi gempar. Lantaran, seorang warganya harus dilarikan ke Puskes Babat Toman akibat terkena aliran listrik bertegangan tinggi diduga milik perusahaan PT. Muba Elektrik Power (MEP).

Nasib naas itu terjadi di desa Kasmaran Kecamatan Babat Toman Rabu, (2/1/2018) sekitar pukul 11’30 wib yang dialami oleh Mustofa (41). Akibatnya, korban mengalami luka bakar yang serius diberapa bagian tubuhnya.

Menurut salah satu saksi mata yang melihat Kejadian tersebut mengatakan, kejadian bermula korban Mustofa menaiki tenda bertujuan memasang atap tenda, namun ketika korban berdiri lehernya terkena kabel induk listrik sehingga tubuh korban terpental, melihat hal itu warga langsung mengevakuasi korban dengan menggunakan sepeda motor merujuk ke Puskesmas Babat Toman guna mendapatkan perawatan intensif dari medis.

Diduga kabel induk aliran listrik tersebut terlalu rendah diperkirakan hanya 4 meter dari permukaan tanah, sehingga pada saat korban naik diatas tenda kabel induk listrik tersebut diperkirakan hanya berjarak satu meter dari tubuh korban.diduga kabel tersebut milik PT MEP.

Dia berharap kepada pihak MEP yang membidangi kelistrikan diwilayah kabupaten Musi Banyuasin supaya segera membenahi kabel aliran listrik miliknya agar tidak terulang lagi kejadian serupa.harapnya.

Sementara itu sekda muba Drs H Apriadi Msi.meminta supaya pihak PLN bertanggung jawab, atas musibah yang menimpa Mustofa, karena menurutnya semua itu tanggung jawab pihak PLN agar supaya diperbaiki,” katanya singkat.

Hal itu bertolak belakang dengan pihak PLN menurut Nelson Lubay selaku Manager ULP PLN cabang Sekayu saat dikonfirmasi terkait insiden tersebut mengatakan Kita belum dapat laporan dan kalau untuk perawantan dari kasmaran ke pinggap itu tanggung jawab pihak PT MEP,” ucapnya. (kemalau.w/tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here