Kakanwil Wisuda 50 Hafidzh/Hafidzah Angkatan II

64
0
BERBAGI
PALEMBANG, Sentralpost – Sebanyak 50 orang peserta telah mengikuti karantina pembinaan Tahfidzul Qur’an di Rumah Tahfidz Ash Sholihin binaan Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan. Adapun santri tersebut berasal dari siswa madrasah sebanyak 49 orang dan 1 orang anggota TNI dari Raider KODAM II Sriwijaya. Selama 1 bulan penuh mereka mengikuti karantina telah berhasil menghafal Al-Qur’an sebanyak 1 Juz berjumlah 33 orang, 2 Juz sebanyak 7 orang, dan 4 Juz sebanyak 1 orang.
Dari 50 orang tersebut, sebanyak 41 telah dinyatakan berhak menerima sertifikat tahfidz dan 9 orang belum dinyatakan berhak menerima sertifikat namun diberikan surat keterangan telah mengikuti pendidikan karantina tahfidz Al Qur’an. Adapun sebab belum diberikannya sertifikat dikarenakan belum sempurna 1 Juz hafalannya. Untuk dapat diberikan sertifikat minimal peserta telah hafal 1 Juz Al-Qur’an.
Meskipun demikian semua peserta angkatan ke-2 ini telah diwisuda yang langsung dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan H. Muhammad Alfajri Zabidi, S.Pd, MM, M.Pd.I di aula Pusat Sumber Belajar Bersama (PSBB) komplek MAN 3 Palembang, Senin (17/12) pagi tadi.
Dalam sambutannya Alfajri menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh unsur elemen yang turut andil dalam pelaksanaan program Tahfidzul Al-Qur’an yang telah ia gagas. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi semua lapisan masyarakat. Melalui pendidikan ini diyakini dan telah terbukti membentuk karakter manusia yang berakhlak Qur’ani. Sebagaimana yang telah dilaporkan oleh semua kepala madrasah yang telah mengutus siswanya pada angkatan pertama yang mereka sampaikan kepada pengelola rumah tahfidz Ash Sholihin.
“Kegiatan Tahfidz Al Qur’an ini saya harapkan dapat dilanjutkan terus menerus serta bilamana ada kekurangan dalam proses karantina dapat terus diperbaiki dan ditingkatkan mutu, pelayanan, dan hasilnya,” Harap Alfajri.
Selain itu Ia juga menuturkan bahwa kementerian agama telah bekerja sama dengan berbagai perguruan tinggi maupun instansi lainnya yang nantinya para hafidzh dan hafidzah lulusan madrasah akan mendapatkan kemudahan dalam meningkatkan pendidikan diperguruan tinggi ataupun mencari pekerjaan. (fadel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here