Menjamur Usaha Ilegal Di Muba, Perlu ketegasan Pihak Yang Terkait

195
0
BERBAGI

MUBA, sentralpost.co,— Mungkin sudah tidak menjadi rahasia umum lagi usaha ilegal driling di kabupaten Musi Banyuasin saat ini semakin menjamur, seperti pengelolaan sumur tua peninggalan belanda maupun ilegal driling sumur baru yang dikerjakan oleh masyarakat secara manual semakin menjadi-jadi. ironisnya pihak yang berkompeten terkesan tutup mata dan terindikasi pembiaran dengan banyaknya usaha masyarakat yang diduga ilegal itu.

Dari hasil pantauan media ini di lapangan, bukan hanya ilegal driling saja yang dianggap ilegal tapi galian C juga menjamur yang terlihat dengan kasat mata sehari-hari seperti pengalian tanah dan pasir pada sepanjang sungai Musi dan diduga tidak memiliki izin apalagi pihak pengusaha pasir dilokasi penampungan nya itu sudah menyediakan alat berat untuk ANP cor beton seperti di Desa Ulak Teberau Kecamatan Lawang Wetan dan beberapa lokasi lain nya terdapat pada empat kecamatan Sekayu, Babat Toman, Lawang Wetan dan Kecamatan Sanga Desa yang saat ini masih beroperasi seperti usaha legal saja. hal ini tentunya menjadi pertanyaan dari berbagai pihak terhadap kinerja pihak instansi yang terkait.

Dari hasil konfirmasi media ini ke pihak pengusaha penambangan pasir melalui telpon genggamnya inisial A. Mengatakan kalau pihaknya sudah berusaha mengurus izin dan hingga saat ini masing- masing sudah di tingkat provinsi namun terkendala di provinsi, menurut A “Pihak dari pertambangan provinsi mengatakan bahwa aturan yang baru ini belum ada PP nya pak,” katanya

Hal senada juga disampaikan E kalau “usahnya sudah melakukan pengurusan izin namun saat ini baru sampai ke tingkat provinsi dan untuk sampai ke pihak pusat seperti nya kami mempunyai kesulitan dengan adanya aturan yang baru ini terkait izin exporasi dan izin produksinya itu harus mempunyai izin yang dikeluarkan oleh pihak pusat katanya, namun kami juga saat ini sudah membuat penguyuban para pengusaha pasir dari penguyuban ini kami akan melakukan pengurusan perizinan secara bersama-sama,” tutupnya. (Tim).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here