Ratusan Hektar Sawah di Sanga Desa Gagal Tanam

459
0
BERBAGI

# PETANI CURHAT KE KADES DAN LURAH

MUBA, SentralPost – Puluhan petani di Desa Tanjung Raya dan Kelurahan Ngulak I Kecamatan Sanga Desa mendatangi Kantor Kades dan Kantor Kelurahan guna mengadukan kondisi ratusan hektare lahan persawahan mereka yang gagal tanam akibat terendam banjir.

Para petani tersebut menghadap Kades dan Lurah guna melaporkan kondisi sawah mereka yang baru saja selesai ditanami padi yang kini habis tak bersisa karena terendam banjir akibat curah hujan yang cukup tinggi akhir-akhir ini.

Selain curhat, para petani juga mengajukan proposal kepada Kades dan Lurah untuk meminta bantuan bibit padi dari pemerintah.
Ketua Kelompok Tani Sumber Agung Kelurahan Ngulak I Miadi (48) bersama Ketua kelompok Tani Sawah Ladang Amban Bastari, saat dibincangi wartawan media ini kemarin (2/6/2020) mengaku, sangat kebingungan untuk melakukan tanam kembali sebab saat ini sudah tidak ada lagi bibit yang bisa digunakan.

“Padi kami yang baru ditanam dan sudah berumur 20 hari saat ini kondisinya habis terendam air, akibat hujan deras dalam beberapa hari ini. Sementara parit yang dibuat pemerintah juga sudah tidak mampu menampung volume air hujan yang ada. Untuk saat ini pilihan yang kami punya hanyalah kembali menanam ulang padi, namun kami bingung untuk mendapatkan bibit lagi dari mana, sementara kami tidak mampu untuk membeli,” ungkapnya mewakili puluhan petani lain.

Lurah Kelurahan Ngulak I Naherunay, SH MSi yang secara langsung menemui petani mengatakan bahwa dirinya siap membantu para petani dalam upaya mengusulkan proposal berupa permintaan bantuan bibit kepada dinas terkait.

“Saya siap membantu semaksimal mungkin agar masyarakat bisa mendapat bantuan dari Dinas Pertanian Muba. Harapan saya agar sementara ini masyarakat bisa bersabar dalam menghadapi musibah ini,” ujarnya.

Secara terpisah Kepala Desa Tanjung Raya Sulaiman Hamid,SH. juga mengatakan hal senada, dirinya juga sudah menerima pengaduan dari para puluhan petani yang ada di Desa Tanjung Raya. Petani yang tergabung dalam kelompok Tani sumber Rizki mengalami nasib yang sama,ratusan hektar sawah petani gagal tanam pada bulan Juni 2020 ini. Pada areal persawahan lebung soka, kiambang, pematang gelinggang, Bujuk dan areal persawahan Tanjung Raman.

“Pemerintah Desa Tanjung Raya telah mengadakan rapat desa terkait persoalan gagal Panen yang di alami para petani. Dan saat ini sudah mengajukan proposal kepada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kabupaten Muba. Hal ini dilakukan untuk membantu warga kami yang mengalami kondisi gagal tanam akibat banjir yang melanda. Mudah-mudahan usulan mengenai bantuan bibit padi tersebut bisa dikabulkan oleh dinas terkait,” katanya. (SBA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here