Sriwijaya Membaca Muba Kunjungi MI Miftahul Ulum

114
0
BERBAGI

SEKAYU, SentralPost – Dalam rangka berkarya mencerdaskan anak bangsa Sriwijaya Membaca Musi Banyuasin mengunjungi salah satu madrasah yang ada di Desa Kertayu Kecamatan Sungai Keruh Kabupaten Musi Banyuasin MI Miftahul Ulum, pada Sabtu (27/04/2019).

Selain untuk melihat secara langsung kondisi sekolah tersebut juga ingin turut merasakan bagaimana suasana belajar mengajar disana.

Didampingi Aksi Cepat Tanggap ( ACT ) Musi Banyuasin dan Indonesia Tanpa Pacaran Musi Banyuasin, kehadiran Sriwijaya Membaca Muba dan rombongan disambut hangat oleh siswa siswi dan guru yang jumlahnya tak terlalu banyak.

Dibincangi disela-sela kunjungan, Ketua Sriwijaya Membaca Muba Mona Lestari Utami mengatakan bahwa selain berkunjung Sriwijaya Membaca Muba juga memberikan donasi buku untuk sekolah dan membagikan susu gratis untuk siswa siswi.

“Ada donasi buku juga kak, pembagian susu gratis, kita juga main games disini. Pokoknya seru-seruan deh kak,” ujarnya.

Selain itu Mona juga menyampaikan rasa prihatinnya atas kondisi sekolah tersebut
“Miris sekali kak pertama liat sekolah ini rasanya kok sedih, kondisinya begitu memprihatinkan kak.Tapi anak-anak masih tetap semangat belajar di sekolah ini meskipun dengan keterbatasan yang ada, kami dari Sriwijaya Membaca Muba salut kak,” katanya.

Senada diungkapkan Sarpan Evandy Ketua ACT Muba bahwa yang membuat hati begitu pilu adalah anak-anak tersebut lebih memilih sekolah disekolah ini karena ingin belajar mengaji.

“Merinding saya kak pas ditanya kenapa mau sekolah disini anak-anak berkata kalo cuma disekolah ini ada Tahfiz Al-Quran nya kak. Mereka ingin mengaji katanya,” pungkas Sarpan.

Sementara itu Kepala Sekolah MI Miftahul Ulum Eva Erniati,S.Pd menyampaikan rasa bahagia dan bangganya atas kunjungan dari Sriwijaya Membaca Muba dan rombongan.

“Kami bangga sekali sekolah kami di datangi adik-adik dari Sriwijaya Membaca Muba, ACT dan ITP ini,” katanya.

Disinggung mengenai perhatian pemerintah atas sekolah tersebut, Eva hanya mengatakan saat ini hanya bisa berdoa saja.

“Iya kalau kami ini sudah lelah rasanya dek, minta ke pemerintah untuk dibangun. Tapi ya itu, janji pak Dodi dulu mau merenovasi sekolah ini tapi sampe sekarang belum juga terealisasi,” ujar Eva.

Selain itu katanya “Kami harap pemerintah juga perhatian ke sekolah kami ini, seperti yang adik-adik lakukan ini agar semangat anak-anak ini terus bertumbuh,” harapnya. ( tan )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here