Warga dan Kades Ancam Gelar Aksi, Keluhkan Transportir Batubara

49
0
BERBAGI

LAHAT – Para  kepala desa (Kades) dan warga Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat berencana menggelar aksi unjuk rasa. Senin (9/4) di kantor Camat Merapi Timur dan dihadiri Polsek Merapi Timur, warga beserta para kades berunding guna mempersiapkan aksi mereka terhadap permasalahan perusahaan Tranfortir Batubara yang melintas di jalan Lintas Sumatra tepatnya di Kecamatan Merapi Timur.

Ketua forum Kades Merapi Timur, Jhoan mengatakan, rencana aksi  yang dilakukan  warga Merapi Timur, diharapkan seluruh Kades Kecamatan Merapi Timur akan menaati peraturan yang ada di Pemerintahan Kabupaten Lahat.

“Untuk sementara waktu seluruh Kades akan membahas rapat tertutup, terkait masalah tranfortir batubara yang melintasi wilayah Kecamatan Merapi Timur. Apalagi banyak sekali warga mengeluhkan tranfortir batubara seperti halnya mobil truk pengangkut batubara yang sering beroperasi pagi hari dan malam hari. Lalu kita sesalkan juga banyak truk batubara yang tidak menutup baknya dengan terlpal,” kata  Jhoan di pertemuan tersebut.

Camat Merapi Timur, Danil Riswanto sendiri menghimbau kepada perusahan untuk metaati peraturan yang ada sehingga warga tidak terkena dampak dari debu, karena masih banyak sekali perusahaan tranfotir batubara yang beroperasi tidak menutup baknya dengan terpal.

Camat pun  mengajak seluruh Kades untuk tidak melakukan aksi secara langsung, karena akan diadakan kembali pertemuan bagi seluruh perusahaan tranfortir batubara, serta dinas terkait.

“Silakan saja, kalian mengadakan aksi protes tersebut. Tapi, perlu diingat jangan sampai anarkis dan harus sesuai dengan aturan yang berlaku,“ imbaunya, kemarin.

Kalposek Merapi, AKP Herli Setiawan mengatakan  rapat ini belum menemukan titik terang, namun akan ada pertemuan kembali bersama pihak perusahaan tranfortir terkait bagi kendaraan truk batubara yang melintasi jalinsum.

“Kita harapkan agar dalam pertemuan nantinya ada dinas terkait seperti Dinas Tenaga Kerja, Dishub, UPTD Pertambangan untuk dapat menindaklanjuti permasalah ini nantinya,” katanya. (Din)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here