Kelabui Petugas, Akal Bulus Oknum Ilegal Rafinery Terendus Media

18
0
BERBAGI

Program Kapolda Sumsel Berantas Ilegal Drilling Belum Tercapai

MUBA, SENTRALPOST,— Demi untuk menggelabui petugas, ada saja akal bulus oknum dalam memsuplai minyak ilegal untuk dibawa keluar Kabupaten Musi Banyuasin, Baru saja terciduk awak media Sejumlah mobil Tanki berlogo angkutan solar industri ternyata mengangkut minyak masakan hasil ilegal rafinery.

Hal ini terungkap saat tim media melakukan investigasi ke lapangan sejak satu pekan terakhir ini, 31 Agustus 2023 hingga 05 September 2023. Ironis nya truk tangki – tangki itu bertulisan Pertamina, Minyak Solar Industry namun yang diangkut justru minyak hasil masakan ( Refinery ).

Kepada awak media, Anca sopir tanki jenis Cold Diesel pengangkut minyak solar industry dengan bertulisan dinding PT. HPE dengan nopol D 8320 XS dan Mail dengan nopol E 9793 PA mengaku bahwa minyak masakan jenis solar itu dari Kecamatan babat Toman, Musi Banyuasin untuk di bawa ke kota Palembang.

“Dari Kecamatan Babat Toman ini minyaknya pak, Mau dibawa ke Kota Palembang, Tidak ada dokumennya kami hanya disuruh membawa saja”ungkap Anca.

Lebih lanjut dia mengatakan, “Dan untuk grup kami koordinasinya melalui pak (IB) yang bertugas Polda,”beber Anca yang diaminkan temannya Mail saat dijumpai di Jalan Lintas tengah, Kelurahan Kayu Ara, Sekayu, Muba.

Sementara sebelumnya, Jumat (31/8/2023) tim juga menemukan angkutan solar industry yang mengangkut minyak hasil ilegal rafinery. Angkutan tersebut berupa tanki tronton dengan merk dinding PT. Cahaya Petro Energi BG 8441 UN yang dikemudikan Aldy.

Dia mengaku mengangkut solar masakan dari keban Kecamatan Sanga Desa menuju Gandus Palembang.

“Dan untuk koordinasi di jalan kami tidak kenal namanya, yang jelas minyak ini di akan dibawah ke Pooll PT. Elizabeth di Palembang,”kata Aldy.

Sementara tim juga menemukan tengki Cold Diesel nopol R 9158 OD yang dikemudikan Naza dengan nopol BE 8620 RY yang dikemudikan Ono dan dia mengaku mengangkut minyak masakan dari Keban Sanga Desa menuju Provinsi Lampung dan koordinasi di jalan ini dengan Ibuk (R) Bayang kari Polda Sumsel,” ujarnya.

Kapolda Sumsel Irjen A Rachmad Wibowo belum memberikan tanggapan terkait hal ini. Pesan singkat yang dikirimkan ke akun WhatsAppnya tidak dibalas. Demikian juga Kapolres Muba AKBP Imam Syafi’i, yang juga tidak menanggapi pesan singkat yang dilayangkan ke akun WhatsAppnya.(tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here