Cek Protokes, Camat Sanga Desa Kunjungi Sekolah

161
0
BERBAGI

MUBA, SentralPost – Untuk memastikan Protokol Kesehatan (Protokes) dalam pencegahan Covid-19 yang diterapkan di sekolah-sekolah memasuki tahun ajaran baru 2020/2021, Camat Kecamatan Sanga Desa Hendrik SH MSi, melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah yang ada di wilayah Kecamatan Sanga Desa, salah satunya yakni SD Negeri 4 Ngulak pada Selasa, (14/7/2020).

Dari hasil pantauan Camat bersama Tim dan Lurah Kelurahan Ngulak I dan Kepala Puskesmas Rawat Inap Ngulak, SD Negeri 4 Ngulak sudah melaksanakan protokol kesehatan sesuai dengan Surat Edaran dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Di SD Negeri 4 Ngulak saat di cek sarana prasanannya telah cukup baik, yakni Penyediaan tempat cuci tangan di depan masing-masing kelas dan kantor, dan pengaturan jarak antar masing-masing siswa juga sudah dilaksanakan. Seluruh siswa dan dewan guru pun wajib menggunakan masker saat di luar maupun di dalam ruangan.

“Saya hanya ingin memastikan bahwa kegiatan pembelajaran di sekolah itu sudah sesuai dengan standar protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Dan dari pengamatan kita pelaksanaan disini sudah menerapkan protokol kesehatan yang ada,” ungkap Camat Kecamatan Sanga Desa Hendrik, SH MSi.

Camat Sanga Desa juga menghimbau kepada pihak sekolah agar terus melakukan pengawasan kepada para siswa supaya tetap menggunakan masker saat di dalam maupun diluar kelas.

“Namanya anak-anak kan sering kali maskernya dilepas dan dipasang lagi, untuk itu kita minta supaya dewan guru benar-benar diawasi agar mereka tetap mematuhi anjuran memakai masker tersebut,selama mengikuti proses belajar mengajar atau berada dalam lingkungan sekolah,” katanya.

Di tempat yang sama Kepala SD Negeri 4 Ngulak, Ardia, S.Pd menjelaskan bahwa kegiatan pembelajaran di sekolah nya dilaksanakan dalam beberapa sesi.

“Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar kita laksanakan dalam beberapa sesi, untuk Kelas 1 dan 2 itu dilaksanakan hari Senin, kelas 3 dan 4 dilaksanakan hari Selasa, serta kelas 5 dan 6 itu hari Rabu. Maksimal satu ruangan itu di isi oleh 15 orang siswa, dan pembelajaran pun hanya dilaksanakan selama 3 jam saja,” jelasnya. (ren/SBA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here