FORKOPIMCAM Sanga Desa Semprot Desinfektan pada Kendaraan di Gerbang Perbatasan MUBA – MURA

105
0
BERBAGI

MUBA, SentralPost – Sebanyak 30 orang personil tim gabungan yang terdiri dari Pemerintah Kecamatan Sanga Desa, Polsek Sanga Desa, Polsek Babat Toman, Koramil 401-02/Babat Toman, BPBD menurunkan regu Damkar, Puskesmas Ngulak, PMI, dan Pemerintah Desa Air Balui, Selasa (31/3/2020).
melakukan penyemprotan cairan desinfektan pada kendaraan roda 4 (R4) yang memasuki wilayah Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA) dari arah Kabupaten Musi Rawas (MURA).

Kegiatan yang dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB di tugu perbatasan antara Kabupaten Muba dan Kabupaten Mura tersebut dilaksanakan sebagai bentuk tindak lanjut dari Telegram KAPOLRI Nomor : ST/868/III/KEP/2020 pada 29 Maret 2020, yang berisi instruksi mengenai Antisipasi perkembangan Pandemi Virus Corona. Maka dilakukan penyemprotan Desinfektan massal di ruang-ruang publik sebagai upaya pencegahan penyebaran Virus Corona atau Covid-19.

Pantauan wartawan media ini dilapangan, penyemprotan desinfektan tidak hanya dilakukan dengan menggunakan Mobil Pemadam Kebakaran, tetapi juga dilaksanakan secara manual menggunakan Sprayer untuk penyemprotan pada kendaraan roda dua yang melintas.

Kapolsek Sanga Desa IPTU Suvenfri, SH saat diwawancarai seusai kegaiatan mengatakan bahwa kegiatan penyemprotan cairan desinfektan di ruang publik tersebut merupakan salahsatu langkah nyata, untuk membentengi masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin khususnya Kecamatan Sanga Desa agar terhindar dari bahaya virus mematikan Covid-19.

“Giat penyemprotan cairan desinfektan ini kita fokuskan pada kendaraan yang akan memasuki wilayah Kabupaten Muba. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak seluruh Indonesia sesuai arahan dari Bapak Kapolri,” ungkapnya.

Lebih lanjut Kapolsek juga menjelaskan bahwa dalam upaya penanggulangan dan pencegahan penyebaran virus corona masyarakat diminta untuk kooperatif dan mengikuti segala protokol yang dikeluarkan oleh pemerintah.

“Himbauan kami kepada masyarakat untuk terus melakukan Social Distancing, menjaga kesehatan dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat, rajin Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), serta tidak melaksanakan acara dengan mengumpulkan massa dalam jumlah banyak hendaknya bisa dipatuhi. Karena hal tersebut bisa memutus mata rantai penyebaran virus corona ini,” jelasnya.

Ditempat yang sama Camat Kecamatan Sanga Desa Suganda, AP MSi mengucapkan terimakasih atas sinergitas yang baik dari seuluruh elemen pemerintahan, aparat Kepolisian, dan TNI dalam upaya pencegahan penyebaran Virus Corona di wilayah Kecamatan Sanga Desa.

“Kita semua memang harus bahu-membahu, dan bersama dalam memerangi Virus Covid-19 ini agar tidak mewabah di wilayah kita. Mudah-mudahan pandemi virus corona ini bisa cepat selesai,” ucapnya.

Ketika disinggung mengenai jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di wilayah Kecamatan Sanga Desa per tanggal 31 Maret 2020 ia mengatakan bahwa saat ini terpantau sudah ada 20 orang ODP di wilayah Sanga Desa.

“Berdasarkan laporan terakhir dari pihak Puskesmas Ngulak bahwa ada 20 orang ODP yang terpantau, mereka rata-rata baru kembali dari wilayah Jakarta. Status mereka sendiri saat ini sudah dalam pengawasan pihak puskesmas, dan mayoritas mereka adalah ODP dengan kategori ringan, hanya ada 2 orang ODP dalam kategori berat,” terangnya.

Secara terpisah Kepala Desa Air Balui Harminto mengaku senang dengan adanya penyemprotan cairan desinfektan yang dilakukan di wilayahnya.

“Kegiatan ini tentu sangat bagus, dan kami dari pemerintah desa tentu mendukung sekali. Desa Air Balui sebagai desa yang berada diperbatasan antara Kabupaten Muba dengan Kabupaten Mura akan selalu siaga dalam pencegahan wabah virus corona ini,” tutupnya. (ril/SBA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here