Kondisi Ruang Belajar Memprihatinkan, Ponpes Darul Ulum Ngulak II Butuh Perhatian Semua Pihak

377
0
BERBAGI

MUBA, SentralPost – Meski setiap tahunnya berhasil mencetak puluhan Hafidz Al-Quran, Namun kondisi bangunan Pondok Pesantren Darul Ulum yang berada di Desa Ngulak II, Kecamatan Sanga Desa sangat membutuhkan perhatian. Pasalnya, semua ruang belajar di pondok pesantren ini sangat jauh dari kata memadai, begitu juga dengan kondisi mobiler banyak yang sudah rusak dan keropos.

Pantauan wartawan dilapangan, dari 5 ruang kelas yang ada di Pondok Pesantren Darul Ulum Ngulak, hanya dua ruangan dalam kondisi baik sedangkan sisanya dalam kondisi memprihatinkan. Ruangan kelas yang biasa digunakan oleh para siswa untuk belajar hanya lah berupa bangunan sederhana dengan dinding separoh batu bata dan separoh papan, itupun tidak menutupi keseluruhan bangunan yang ada.
Sedangkan bagian atap sekolah hanya ditutupi dengan seng yang ditopang menggunakan kayu kualitas rendah. Bayangkan bentuk bangunan ruang kelas ini adalah seperti barak pekerja perkebunan, tetapi dengan kondisi yang tidak lebih baik.

Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum Ngulak Ustadz Supriyadi, S.Hum didampingi oleh Kepala Sekolah SMP Darul Ulum, Dobi Wibowo, SPd.I ketika berbincang dengan wartawan media ini Rabu, (14/7/21) mengatakan. bahwa pihaknya saat ini sangat membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak guna meningkatkan pembangunan pondok pesantren.

“Ya, harapan kami baik itu dari pihak pemerintah maupun pihak perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Sanga Desa ini bisa membantu kami dalam membangun Ponpes Darul Ulum Ngulak ini. Terutama yang kami butuhkan saat ini yakni bangunan ruang kelas baru sebanyak tiga lokal, sebab ruang kelas yang ada sekarang sangat tidak layak untuk digunakan. Namun karena keterbatasan, maka kami terpaksa tetap menggunakan ruang kelas tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut Ustadz Supriyadi juga menjelaskan Bahwa beberapa waktu lalu sudah ada perwakilan dari pihak pemerintah melakukan survei ke lokasi ponpes tetapi hasil dari survei tersebut hingga kini belum ada kabar maupun realisasi.

“Katanya, kemarin survei untuk pembangunan ruang kelas, tetapi kelanjutannya kami tidak tahu apakah jadi atau tidak dibangun karena sampai pertengahan tahun 2021 ini belum ada kabar lagi,” jelasnya.

Terakhir menurutnya, jika dengan kondisi yang ada sekarang saja pihaknya bisa mencetak puluhan Tahfidz dengan kapasitas hafalan hingga 8 Juz, bagaimana jika kondisi Pondok Pesantren Darul Ulum Ngulak lebih baik lagi.

“Bukan tidak mungkin para Santri bisa menghafal hingga lebih dari 8 Juz selama bersekolah disini,Kalau ditunjang dengan kondisi Fasilitas atau Sarana Prasrana belajarnya yang lebih baik. Untuk itu sekali lagi kami mohon bantuan pembangunan agar siswa lebih nyaman dalam belajar,” ungkapnya.

Secara terpisah Korwil Disdikbud Kecamatan Sanga Desa, Tri Extanori, SPd.MPd ketika dikonfirmasi berharap perhatian dan bantuan dari semua pihak, namun yang lebih cepat dan tepat adalah sesuai Prosedur, ajukan terlebih dulu Proposal ke pihak terkait. Agar lebih cepat diketahui kondisinya dan dilakukan peninjauan ke Sekolah bersangkutan.

“Memang memprihatikan pak kondisi bangunan kelasnya. Karena saya sudah kesana, saat lakukan Monitoring Ujian Akhir Sekolah beberapa waktu lalu. Dinding kelasnya masih berbentuk Papan separuh, lantainya juga masih semen biasa. Dan Pihak sekolah, segera buat dan ajukan proposal. Kalau diajukan jelas Dinas terkait juga akan segera tahu sikon dan keluhan dari Ponpes Darul Ulum. Dari tahun berdiri juga memang tergolong baru, kemungkinan disangka pihak lain bangunanya masih bagus. Tapi kenyataanya memang kurang kelas dan kondisi bangunan ruang kelasnya ada yang belum beton hanya berbahan Papan,” tuturnya. (SBA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here