Maaf Tak Diterima, Janda Dua Anak Dihabisi Tetangga

32
0
BERBAGI
janda
yanto dan korban Titi Handayani. Foto:ist

Palembang, SentralPost.co-Sakit hati permintaan maafnya tak diterima, Yanto (25) warga Rusunawa Jalan Kasnariansyah Km4 Palembang, nekat menghabisi Titi Handayani (36) tetangganya sendiri.

Peristiwa berdarah hingga merengut nyawa janda beranak dua ini terjadi pada Selasa (10/11/2020) dinihari sekira pukul 02.00 wib. Saat penghuni rusunawa Kasnariansyah tertidur lelap.

Sebelum peristiwa terjadi siang harinya antar istri pelaku dan korban terlibat perang mulut. Setelah itu Yanto mengaku meminta maaf kepada korbar.

Namun permintaan maafnya itu tak diterima. Malah ia mendapat hinaan dari korban.”Saya minta maaf tapi dibilang anjing, setan,” kata Yanto, Selasa (10/11/2020) di Polrestabes Palembang.

Ucapan korban membuat Yanto sakit hati dan tak bisa tidur. Lalu malam itu juga ia keluar rumah tanpa alas kaki menuju rumah korban dengan cara memanjat pipa untuk menghindari CCTV Rusunawa.

“Saya panjat pipa untuk masuk ke rumah korban, karena takut terekam CCTV rusunawa, lalu masuk melalui jendela rumah korban tak dikunci waktu itu korban lagi tidur,” kata pelaku.

Setelah masuk rumah pelaku mengambil pisau di dapur lalu menusuk leher korban dua kali, pelipis, ketiak. Korban menjerit kesakitan dan berlari keluar minta tolong.

Mendengar korban berteriak, pelaku meloncat dari jendela, ke bawah hingga kakinya patah. ” Patah kena dak cor semen, rancananya mau lari ke Pali sudah ditangkap polisi,” katanya.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Edi Rahmat Mulyana membenarkan sudah mengamankan tersangka Yanto di seputaran pasar KM 5 Kota Palembang.

“Tersangka diamankan hendak menunggu jemputan mobil travel untuk kabur ke kawasan Pali,” ungkap Anom saat mengelar perkara tersangka di Mapolrestabes Palembang, Selasa (10/11/2020).

Untuk motif sendiri Kapolrestabes Palembang mengatakan, karena sakit hati setelah dihujat kasar oleh korban.

Berawal istri tersangka, menghina korban dengan sebutan Janda, lalu korban marah dan menghujat tersangka. Meski tersangka sudah meminta maaf. Korban terus memaki korban.

“Mereka ini bertetangga, tersangka sakit hati dengan omongan korban yang menghinanya dengan kata-kata kasar,” jelasnya. (*)

Editor : Hendri Syamsuddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here