TIM SATGAS KARHUTLAH MUBA, TETAP LAKSANAKAN PATROLI TERPADU

61
0
BERBAGI

MUBA, SentralPost – Tim Satgas Karhutlah Muba yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) tetap melakukan patroli ke Desa-desa dan Kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Sanga Desa.

Meskipun dalam dua hari terakhir hujan sudah mulai mengguyur wilayah Kecamatan Sanga Desa, namun hal tersebut tidak membuat Tim Satgas Penanggulangan Karhutlah Kecamatan Sanga Desa menurunkan tingkat kewaspadaannya akan potensi terjadinya Karhutlah.

Seperti yang di ungkap oleh tim Patroli terpadu (Patdu) saat dibincangi wartawan,Selasa (27/8). Tim terus lakukan giat Patroli dan penyadartahuan kepada masyarakat akan dampak dan bahaya Karhutlah, serta sanksi apa yang akan diterima masyarakat bila terbukti membuka lahan dengan cara dibakar.

Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, SH Sik melalui Kapolsek Sanga Desa IPTU Beni Okimu, SH yang diwakili oleh Kanit Binmas Bripka Tulus Ade Setia. Selaku Babinkamtibmas yang juga tim Karhutlah Kecamatan.Menuturkan bahwa pihaknya akan selalu waspada setiap waktu akan potensi terjadinya Karhutlah khususnya di wilayah Kecamatan Sanga Desa.

“Walaupun cuaca sudah hujan atau pun tidak, kami dari Tim Satgas Penanggulangan Karhutlah Kecamatan Sanga Desa, akan selalu waspada. Patroli terpadu akan terus dilaksanakan setiap harinya, demi antisipasi terjadinya Karhutlah, selain itu jika ada yang ketahuan membuka lahan dengan cara dibakar maka sanksi yang diterima itu cukup berat yakni pidana penjara maksimal 15 tahun serta denda sebesar 10 Milyar rupiah,” tutur Tulus.

Hal senada juga disampaikan oleh, Dansubsatgas Karhutlah Kapten Inf Suhartono, SH melalui Dantim Satgas Penanggulangan Karhutlah Kecamatan Sanga Desa Serma Firmansyah mengatakan bahwa patroli terpadu selalu rutin dilakukan oleh pihaknya jika tidak titik api yang terpantau.

“Disaat tidak ada titik api atau Hotspot seperti sekarang ini, tim selalu rutin keliling melakukan patroli ke Desa-desa dan Kelurahan, bahkan tak jarang kita juga menyambangi langsung masyarakat di lahan perkebunan milik mereka. Hal ini dilakukan dalam rangka penyadartahuan akan dampak dan bahaya nya jika tejadi Karhutlah,” ungkap Firman.

Lebih lanjut menurut Dantim Satgas dalam patroli terpadu yang dilaksanakan, pihaknya juga melakukan sebar maklumat tiga pilar Provinsi Sumatera Selatan tentang pencegahan Karhutlah.

“Sosialisasi dan sebar maklumat juga kita lakukan, dengan harapan masyarakat bisa sadar supaya tidak membuka lahan dengan cara dibakar “ tegasnya. (SBA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here