Angin Kencang Sebabkan Pohon Kelapa Nyaris Timpa Rumah Usman

361
0
BERBAGI

MUBA, SentralPost – Angin kencang yang melanda Kecamatan Sanga Desa menyebabkan salah satu pohon kelapa berukuran kurang lebih 7 meter yang berada di Rt 01 Kelurahan Ngulak 1 tumbang dan nyaris menimpa rumah salah satu warga pada Rabu sore (13/3/19).

Beruntung hanya sebagian sudut rumah kediaman milik Usman Jantan (80) yang tersapu daun pohon hingga menyebabkan puluhan genting jatuh. Hanya saja lumbung padi dan gudang miliknya mengalami rusak berat akibat tertimpa langsung batang pohon kelapa.

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan media ini di lapangan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian yang alami oleh Usman dan keluarga ditaksir mencapai jutaan rupiah.

Kejadian ini diketahui terjadi sekitar pukul 17.20 WIB,(13/3/19). Saat ini batang pohon kelapa dan reruntuhan bangunan sudah dievakuasi oleh warga sekitar dengan menggunakan gergaji mesin.

Ketua RT 01 Kelurahan Ngulak 1, Alamsari ketika dibincangi wartawan saat berada dilapangan yang juga ikut lakukan evakuasi bangunan dan pohon kelapa tumbang, mengatakan akan segera melaporkan insiden tersebut kepada Lurah Ngulak I. Sebagai laporan dirinya selaku ketua RT 01 dan berharap ada bantuan yang sedikit bisa meringankan beban warga yang terkena bencana.Karena pemilik rumah adalah warga lansia yang juga sedang sakit.

“Selaku Ketua RT 01 saya akan sampaikan atau laporkan kejadian ini, Sesuai dengan sikon yang ada kepada pak lurah Ngulak 1. Dan siapa tahu dari pemerintah kelurahan dan Kecamatan Sanga Desa atau dinas terkait bisa berikan bantuan kepada warga yang terkena musibah ini,” harapnya.

Ditempat yang sama, Kartina (47) anak kandung Usman Jantan menjelaskan bahwa saat kejadian dirinya berada di depan rumah, dan sedang membantu menyiangi ikan bersama beberapa kerabatnya.

“Tadi saya sedang menyiangi ikan di depan rumah, memang saat itu angin sedang bertiup kencang sekali. Tiba-tiba saja terdengar suara gemuruh disusul suara Brakkkk!! Saya lihat pohon kelapa di sebelah kanan rumah kami tumbang, tadi terkejut sekali saya kira rumah juga ikut kena. Saya sangat khawatir karena bapak saya sedang sakit,beliau (red-usman) dia sedang sendirian didalam rumah,ksrena telah menderita Stroke selama lebih kurang 4 tahun ini. Namun Alhamdulillah setelah dilihat ternyata tidak, hanya sebagian genting rumah ” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa hanya lumbung Padi miliknya yang mengalami kerusakan berat, sedangkan rumahnya hanya rusak disebagian atap saja.

“Kalau bilik padi ( Red- lumbung padi ) mungkin harus dibangun ulang, karena yang ada sekarang sudah tidak mungkin digunakan. Ya, bersyukur karena tidak ada korban,” terangnya.

Hal senada juga di ungkapkan oleh Eka jaya saputra (29) salahsatu saksi yang juga keponakan Kartina mengatakan bahwa dirinya bersyukur pohon kelapa tersebut tidak menimpa rumah kakeknya.

“Kalau tadi dio roboh agak ke arah darat mungkin bakal menimpa kamar kakek saya, padahal didalam kamar ada kakek saya yang sedang sakit,” tuturnya.

Sementara itu sampai berita ini diturunkan, Lurah Ngulak I. Neherunay.SH.Msi.Tidak bisa dihubungi ketika dikonfirmasi wartawan media ini via poselnya. Karena Handphonenya tidak aktif. (SBA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here