Anak Tukang Ojek Dapat Beasiswa ke Monash University Australia

113
0
BERBAGI
Boby Arianto Saputra berfoto bersama Gubernur Sumatera Selatan
Boby Arianto Saputra berfoto bersama Gubernur Sumatera Selatan

PALEMBANG- Di awal tahun 2018 ini SMAN Sumatera Selatan kembali mengantarkan salah seorang siswanya menggapai mimpi untuk melanjutkan kuliah ke universitas bergengsi di luar negeri Sesuai dengan visi sekolah ini menjadikan  sekolah pencetak pemimpin masa depan Indonesia yang  kompeten, berkarakter dan berwawasan global, SMAN Sumatera Selatan berkomitmen untuk memberikan pendidikan berkualitas bagi setiap siswanya, termasuk membantu mereka untuk menggapai cita-cita demi melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi, baik ke universitas dalam negeri maupun luar negeri.

Boby Arianto, merupakan siswa kelahiran Prabumulih, 12 Oktober 1998, yang mendapat beasiswa dari KC Kuok untuk belajar di Monash University, salah satu universitas terkemuka di Australia yang masuk peringkat 80 besar di dunia.

Putra bungsu dari pasangan Bapak Akman dan Ibu Sumiarti ini mengatakan, dia pada awalnya tidak  menyangka akan mendapatkan beasiswa Bachelor of Business di Monash University. Beasiswa yang diberikan oleh salah satu alumni  Monash University ini mencakup uang kuliah, uang saku per bulan, tempat tinggal, tiket pesawat, VISA, asuransi kesehatan, dan sebagainya.

Boby menceritakan, kalau sebelum keberangkatannya kemarin, Senin 5 Februari 2018, dia   berkesempatan menemui Gubernur Sumatera Selatan, Bapak H. Alex Noerdin. Ditemani Kepala DinasPendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Drs.Widodo, M.Pd. dan Kepala SMAN Sumatera Selatan, Bapak M. Ridwan Aziz, M.Pd.,

Boby mendapatkan wejangan berharga dari orang nomor satu di Sumatera Selatan itu. “Beliau berpesan agar Boby dapat belajar dengan tekun dan semangat sehingga meraih sukses di masa depan. Di samping itu, Bapak Alex Noerdin juga mengingatkan bahwa dia (Boby,red)  bisa berkarir di mana saja setelah lulus nanti. Akan tetapi jika ia sudah mendapati kesuksesan, ia harus mengingat tempat asalnya, yaitu provinsi Sumatera Selatan yang tercinta,”ujar anak dari seorang tukang ojek ini.

“Saya sangat berterima kasih yang sebesar-besarnya pada Bapak Alex Noerdin melalui program sekolah gratisnya sehingga saya berkesempatan mengenyam pendidikan di SMA Negeri Sumatera Selatan,”tuturnya.

Ia juga menyampaikan rasa syukur yang tak terhingga telah berhasil menyelesaikan pendidikan di SMAN Sumatera Selatan yang telah membentuk karakter dan menyiapkannya sebagai pemimpin di masa depan. Untuk itulah ia pun berterima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan yang telah memberikan dukungan penuh kepada SMAN Sumatera Selatan dan juga kepada Kepala SMAN Sumatera Selatan beserta seluruh tenaga pendidikdan non kependidikan yang telah memberikan bekal terbaik baginya di masa depan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Bapak Drs.Widodo, M.Pd. menyatakan kebanggaannya atas prestasi yang diraih siswa SMAN Sumatera Selatan ini. Beliau pun berharap Boby dapat menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya demi kelancaran studi di negeri kangguru tersebut.

“Ada banyak siswa pintar di Sumatera Selatan.Banyak pula dari mereka yang berasal dari keluarga yang kurang mampu. Akan tetapi, yang membedakan Boby dari para siswapintar yang kurang mampu lainnya adalah karakter yang tidak semua siswa itu punya,” ungkap Pak Widodo.

Hal ini pun diamini oleh Kepala SMAN Sumatera Selatan, Bapak M. Ridwan Aziz, M.Pd.,  “Sebagai salah satu sekolah pelaksana Dual Curriculum di Sumatera Selatan, SMAN Sumatera Selatan  bukan saja menyiapkan siswanya dengan kurikulum internasional demi keberlanjutan pendidikan mereka keluar negeri, tetapi kita juga memberikan pendidikan kepemimpinan bagi setiap siswa.

” Dengan program tersebut diharapkan siswa-siswa dapat mengambil alih kepemimpinan di masa yang akan datang, “Karakter yang ditanamkan di sekolah sebagai calon pemimpin  Indonesia yang bukan saja cerdas, disiplin dan bertanggungjawab, akan tetapi juga kreatif dan inovatif untuk menjawab tantangan global,” pungkasnya (hasan basri).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here