Pemkot Upayakan Gaji Guru Non-PNSD Sesuai UMG

39
0
BERBAGI

 

PALEMBANG, Sentralpost – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang tengah mengupayakanpeningkatan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan (GTK) non-PNSD sesuai dengan upahminimum guru (UMG) yakni satu juta rupiah.

Hal ini diungkapkan Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Palembang Akhmad Najib seusaisimbolis pemberian Surat Keputusan (SK) Walikota kepada guru dan pegawai di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Palembang di aula SMKN 2 Palembang, Rabu (14/3).

Pemberian SK ini merupakan salah satu langkah untuk melegalkan pemberian gaji dari pos dana bantuanoperasional sekolah (BOS) dan insentif dari Pemkot Palembang.

Untuk saat ini, jelas dia, insentif yang mampu diberikan Pemkot Palembang baru senilaiRp500 ribu untuk 1.700 an GTK pada 2017 dan 2018 ini meningkat menjadi 3.074 GTK yang bakal menerima insentif per bulannya setelah memenuhi persyaratan tertentu.

“Itulah alasan kita mengeluarkan SK tersebut. Kita juga berharap agar kedepan insentifnya dapat sama dengan UMG saat ini yakni satu juta rupiah,” tegasnya.

Selain itu, ia menambahkan, pemberian SK ini juga sebagai syarat GTK yang belum mempunyaiNomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) untuk mendapatkannya.

Pasalnya, NUPTKini sendiri merupakan persyaratan GTK tersebut untk mendapatkan sertifikasi GTK non-PNSDdari pemerintah pusat.

“Walau belum ada pengangkatan pegawai negeri sipil (PNS), kita berharap dengan adanya pemberian SK dan insentif ini dapat memotivasi mereka lebih giat bekerja,” harapnya.

Senada, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ahmad Zulinto menguraikan, pada 2013 dizamannya Romi Herton pihaknya juga sudah memberikan insentif kepada 331 insentif guru pinggiran dan sekolah kecil. Kemudian pada 2017/2018 per Januari ini pihaknya kembali memberikan insentif kepada GTK yang sudah ada NUPTK dengan masa kerja minimal lima tahun itu sebanyak 1.050 orang dengan insentif senilai Rp500 ribu.

“Perwali kita mematok dulu di batas 3.074 berkenaan dengan insentif ini, namun 1.600 GTK diantaanya baru akan menerima insentif pada tahun anggaran 2019. Karena pak wali jugasudah menyampaikan pada saat sambutan beliau di mana Pak Harno akan meningkatkan kesejahteraan guru minimal mendekati UMG bahkan UMR,”katanya. (fadel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here