Massa Minta DPRD dan Kejaksaan Investigasi Dugaan Korupsi di Dinas Pendidikan

215
0
BERBAGI

INDERALAYA-Gerakan persatuan pemuda mahasiswa peduli Sumsel (GPPMS) menggelar  aksi di halaman kantor  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir (OI),  Senin(17/7).  Massa menuntut agar pihak DPRD dan aparat penegak hukum melakukan ivestigasi terhadap dugaan korupsi pada dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir yang bernilai miliyaran rupiah.

Massa menduga jika pengadaan buku perpustakaan SD dengan nilai Rp 5.8 M, belanja kendaraan dinas dengan nilai ratusan juta, pengadaan alat angkutan kendaraan bermotor dengan nilai  serta pengadaan mini bus bernilai miliyaran.

Aksi yang dikoordinatori Sobirin dengan koordinator lapangan A Reki tersebut juga memina pihak aparat penegak dalam hal ini pihak kejksaan untuk juga melakukan investigasi serta menelaah terhadap realisasi kegiatan pada dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir tahun anggaran 2017 kemarin.

Aksi massa yang melakukan aksi ini akhirnya diterima salah satu anggota DPRD Ogan Ilir,  Kusharyadi dan berjanji akan melaporkan secepatnya kepada Komisi IV DPRD Ogan Ilir yang membidangi dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

“Segera kita laporkan ke Komisi IV yang membidangi,” katanya.

Karhartadi yang akrab disapa Alun ini menegaskan jika dirinya bukan dari Komisi IV dan yang berhak dan membidangi Komisi IV DPRD Ogan Ilir.

“Saya minta bersabar  ya adik- adik karena saya bukan dari komisi yang membidangi,” katanya singkat. KrSS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here